Friday, 15 April 2016

Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika hidup dihadapkan kepada sebuah kesempatan untuk membuat pilihan
Pilihan yang tak semata-mata untuk 1 hingga 8 tahun kedepan, melainkan sampai akhir menutup mata
Pilihan yang terlihat mudah namun terasa begitu sulit dan menuntut pertanggungjawaban

Ketika cinta membutakan gejolak muda, sanggup mematahkan semua rintangan, mengabaikan segala hambatan
Cinta yang tulus, namun terlarang, cinta yang berbeda budaya
Cinta yang abadi namun liku jalannya menyesakkan

Sebuah pilihan tentang cinta menuntut keteguhan hati, kekuatan untuk bertahan, keikhlasan untuk memberi tanpa mengharap kembali

Pilihan untuk maju kokoh menerjang segala kemungkinan yang terburuk meskipun indah hanyalah sebuah harapan pasti
Pilihan untuk berjuang, bersabar, bertekun dalam doa, dan merubah diri menjadi yang mungkin tidak diinginkan orang lain maupun diri sendiri

Pilihan untuk mundur secara terhormat, sebagai pemilik tunggal strategi kehidupannya sendiri
Sebuah pilihan yang akan dicemooh, dihujat, disesali oleh penonton kehidupan
Namun pemenang yang sejati adalah yang mampu berkata tidak untuk sesuatu yang tidak sesuai dengan prinsip hidupnya

Ketika terjepit dalan sebuah pilihan
Maka cinta akan menemukan jalannya sendiri, untuk kembali pulang atau berlari dengan pasti mencari cinta sejati

Cinta saya tidak pernah menawarkan kebahagiaan, kemewahan, keindahan masa depan
Cinta saya hanya tampil sederhana, ikhlas dan tak menuntut balas
Cinta saya menyiratkan kesukaran, keberagaman, ketidakberdayaan, ketidakadilan, jalan yang berliku di depan mata
Cinta saya menunggu dalam bimbang akan sebuah pilihan yang sulit

Cinta sejati tak akan pernah mati selalu menghiasi ketulusan cinta iniJalan hidup tlah membuat kita harus senantiasa bersama lewati segala suka duka 

No comments:

Post a Comment