Tuesday, 26 August 2014

Jalan LAIN

Masih saja sulit untuk memahami kondisi yang harus terjadi, kalau saya harus pergi jauh dari 'kehidupan' normal saya. Sebuah kota yang tidak pernah terpikirkan untuk ditinggali. Sebuah takdir yang sebenarnya sedari dulu saya bisa hindari. Namun kini saya harus terus menerus meyakinkan diri saya kalau Tuhan campur tangan dalam rencana ini.

Beragam hal berkecamuk dalam pikiran saya tentang rencana kepergian saya. Seolah-olah semua tidak akan pernah sama lagi, ketika saya pergi. Keluarga dan pacar, adalah 2 hal yang sangat memberatkan kepergian saya, merantau. Semua tidak akan pernah sama lagi ketika saya kembali :(

Setiap manusia memiliki mimpi, namun Tuhan lah yang menentukan.
Selama 6 tahun kami telah membangun mimpi kami, merencanakan masa depan kami, dan terus berharap kepada Tuhan. Namun, apa daya Tuhan memiliki rencana lain dalam hidup kami. Jalan setapak yang telah kami susuri, dimana ujung jalan sudah kami intip dan kami nanti-nantikan untuk kami lalui bersama. Namun tanpa diduga-duga jalan itu ditutup, dan kami harus berbelok ke tempat yang sama sekali tidak pernah kami berpikir untuk kesana. Sebuah jalan yang tidak pernah kami lalui sebelumnya, dimana kami harus melangkah lebih besar, bahkan melompati setiap batu-batu kerikil yang ada. Sebuah ujung jalan yang tidak pernah kami tahu kemana ia berujung.

Akankah ada keajaiban yang Tuhan berikan dalam hidup ini?
Akankah saya bisa bertahan dan menapaki setiap halangan yang akan terjadi?
Akankah semuanya tetap sama, seperti saat saya meninggalkan mereka?
Akankah kisah ini menjadi menyedihkan ataukah ada kebahagiaan?
Bisakah saya tetap memiliki iman yang teguh akan rencana indah Tuhan?
Dapatkah saya tetap memiliki pengharapan dan selalu berharap akan janji Tuhan untuk ditepati?
Dapatkah saya menyebarkan kasih Tuhan, bahkan ketika saya tidak menyukainya?

Teringat akan perumpamaan kentang dan telur. Ketika keduanya direbus, kentang akan menjadi semakin lunak, sedangkan telur semakin keras.

Sampai saat ini, saya tidak tahu akankah saya menjadi lunak ataukah menjadi keras.
Sampai saat ini, saya belum memutuskan.
I'm sorry God, it's too hard for me to believe.

Sunday, 24 August 2014

I Don't Want To Miss A Thing -Aerosmith


  I could stay awake just to hear you breathing
Watch you smile while you are sleeping
While you're far away and dreaming
I could spend my life in this sweet surrender
I could stay lost in this moment forever
Every moment spent with you is a moment I treasure

Don't wanna close my eyes
I don't wanna fall asleep
'Cause I'd miss you, baby
And I don't wanna miss a thing

'Cause even when I dream of you
The sweetest dream would never do
I'd still miss you, baby
And I don't wanna miss a thing

Lying close to you feeling your heart beating
And I'm wondering what you're dreaming,
Wondering if it's me you're seeing
Then I kiss your eyes and thank God we're together
And I just wanna stay with you
In this moment forever, forever and ever

Wednesday, 6 August 2014

Don't HURT!!

I have but one heart, this heart I bring you,
I have but one heart to share with you,
I have but one dream that I can cling to,
You are the one dream I pray comes true.

My darling, until I saw you, I never felt this way,
And nobody else before you, ever has heard me say,
You are my one love, my life I live for you,
I have but one heart to give to you.

  
Frank Sinatra– I Have But One

"Kamu kok bodoh banget sih neng, mau aja aku bohongi"

ZANG!! mendengar kata-kata itu seakan tubuhku disirami air mendidih dari ujung kepala hingga ujung jempol.
Kenapa? Apakah saya sebodoh itu mencintainya?

Memang tak jarang saya mendengar cerita kebodohan wanita (teman saya), yang masih terus memaafkan lelaki yang sudah berulang kali selingkuh. Ada lagi teman saya yang lain yang menerima setiap pukulan (tangan) kasar dari lelaki yang dicintainya, meskipun laki-laki tersebut hanyalah pacarnya. Ada lagi teman saya yang lain yang selalu dimintai uang oleh pacarnya. Berulang kali saya mengutuki pria-pria jahat tersebut dan menyayangkan kebodohan teman-teman saya tersebut.Tapi kini saya tersadar, bahwa saya (mungkin) termasuk dalam kumpulan wanita bodoh seperti teman-teman saya tersebut.

Saya jadi berasumsi kalau pria memang dilahirkan dengan natur pembohong. Teringat nasihat alm papa "Semua pria di dunia ini sama, BRENGSEK semua, kecuali papa!". Dulu saya tertawa mendengarnya, dan saya sama sekali tidak percaya akan kebenaran kata-kata tersebut. Saya pun tidak pernah menyadari bahwa saya telah berhasil diBERENGSEKi oleh pria yang saya cintai.

Asumsi saya tentang wanita, adalah mahluk yang lemah, yang hanya punya 1 hati dan 1 cinta. Memang asumsi saya agak tidak berimbang (karena saya wanita tentunya). Tetapi apakah anda pernah mendengar pepatah "Wanita akan menyerahkan seluruh cinta, jiwa dan raga nya untuk pria yang ia cintai".

Maka bila anda pria (dan mengaku tidak BRENGSEK) perlakukanlah wanitamu dengan baik. Karena ia hanya punya 1 hati untuk mencintaimu. Dia hanyalah manusia rapuh yang ingin dicintai, bukan disakiti.

Good night, have a blessed relationship.

usahakan untuk tidak menjadi BRENGSEK !)

Sunday, 3 August 2014

Penjagamu (Poppy sofia feat naga)


Mungkin aku tak kan bisa, menghadirkan kemilaunya
Bintang yang terang bersinar kepadamu
Mungkin aku tak kan mampu, menciptakan keindahan
Lukisan tentang kehidupan seperti yang kau inginkan
Tapi aku penjagamu, yang kan slalu di sisimu
Tak kan jatuh air mata, tak kan pernah kau kecewa
Mungkin aku tak kan bisa, menuturkan keindahan
Bagai sabda sang pujangga yang damaikan relung jiwa.
Tapi aku penjagamu, yang kan slalu di sisimu
Tak kan jatuh air mata, tak kan pernah kau kecewa.

Monday, 21 July 2014

“You are the best part of my day”


Sabtu dan minggu yang selalu kutunggu kedatangannya.
 Bertemu dengan mu, meski hanya 1 hari dalam seminggu.
Untuk sekedar mengatakan “I Love You” dan memelukmu dengan erat.
Kemanapun, selagi aku bisa, akan ku kejar sabtu mingguku bersamamu.

Sunday, 22 June 2014

My Great Man

Malam ini saya teringat kalau dulu saya punya sebuah doa yang bunyinya seperti ini:
"Tuhan kalau boleh hamba memohon, jangan jadikan pacar saya hari ini menjadi suami saya kelak. Tetapi Tuhan, kalau memang Kau gariskan dia untukku, berikan hamba hati yang sabar, jiwa yang kuat untuk tetap setia sampai mati."

Saya akan bercerita secara singkat latar belakang mengapa saya berdoa seperti ini.

Kami, saya dan Jemi telah menjalin komitmen sejak 6 tahun lamanya, bahkan jauh sebelum usia saya matang, masa SMA. Kami tidak pernah berfikir tentang masa depan, kala itu. Yang kami tahu adalah bersenang-senang dan bahagia. Seiring dengan bertambahnya usia kami dihadapkan dengan kenyataan bahwa banyak hal yang harus dipertanggungjawabkan: hubungan, dan kehidupan selanjutnya. Kami sadar, pasangan 'immature' yang kami miliki terkadang menjadi penghalang untuk meraih mimpi dan cita-cita. Namun, semakin kami berusaha untuk menjauh, semakin kami menyadari kalau kami saling membutuhkan.

Enam tahun adalah waktu yang cukup untuk mengenal keburukan dan kebaikan pasangan. Saya mengenal diri saya sebagai cengeng, cerewet, mudah kecewa dan bersedih, namun selalu mengusahakan 'ya' bagi pasangan saya. Saya mengenal dia sebagai pendiam, tertutup, meledak-ledak dan harus 'di-Iyakan'. Hal-hal kecil terkadang menjadi pertengkaran-pertengkaran ringan layaknya pasangan pada umumnya.

Teringat sebuah quote "Kita membutuhkan cermin dan kacamata orang lain untuk menilai letak kekurangan kita. Karena tanpanya kita tidak bisa melihat telinga kita dengan mata kita sendiri."

Terhadap kekurangan-kekurangannya saya memang sering protes, terkadang ngambek, bahkan beberapa kali saya minta untuk mengakhiri hubungan. Namun ia bersikeras untuk mempertahankan saya dan hubungan kami. Teringat 1 kalimat yang diucapkannya "Setiap manusia memiliki kekurangannya masing-masing. Kita tidak bisa merubahnya, tetapi harus menerima dan belajar memaklumi pasangan kita. Karena tidak ada manusia yang sempurna".

Malam ini saya menyadari bahwa saya memiliki pria hebat, yang dengan beberapa kekurangannya (yang saya benci) ia selalu mencintai saya dengan kekurangan yang saya miliki.
Namun, saya masih memiliki kekhawatiran, akankah saya dapat bertahan setia sampai mati dan 1 untuk selamanya, jika kelak saya harus membina hubungan rumah tangga dengannya kelak.
Masa depan hanya Tuhan yang tahu.

Maka Tuhan kalau boleh saya merubah doa yang pernah terucap. "Terima kasih atas pelajaran kesabaran, kekuatan, dan cinta yang boleh saya dapatkan. Siapapun jodoh saya kelak jadikanlah saya manusia yang dapat melengkapinya setia sampai mati."

Tuesday, 27 May 2014

Wanita dan cintanya

Wanita dan cinta nya
Ketika seorang wanita mencintai seorang pria:
ia akan memikirkan pria itu siang dan malam
setiap kata akan sangat berarti
ia akan memberikan yang terbaik untuk pria tersebut
apapun akan diberikan asalkan masih dalam batas wajar

Ketika seorang wanita diabaikan oleh pria nya
Sejuta tanya akan berkecamuk di otaknya
dimana ia, apa yang ia lakukan, dengan siapa ia gerangan
bahkan tiap kemungkinan, dapat membuatnya gila

Ketika seorang wanita kuat menjadi lemah
tidak ada lagi cinta yang dapat dipertahankan
setiap kata tidaklah akan berarti lagi
setiap cinta yang terucap menjadi sia-sia

Karena waktu hanya dapat berputar ke depan
tidak ada perbuatan yang dapat disesali
jika cinta tidak terucap, bagaimanakah cinta itu dirasakan
jika cinta pergi, bagaimanakah ia dapat mencari jalan kembali

Akhir Cerita Cinta

Kamu mau tau apa yang aku rasakan selama ini.. 
Aku merasa kehilangan kekasih yang dulu sangat mencintai aku.
Yang dulu setiap malam selalu menelpon aku untuk sekedar berbincang...
Meskipun kemudian ia berubah, tidak suka nelpon, tetapi selalu setiap hari chatting untuk menanyakan kabar dan sekedar mengucapkan "i love you"

Sekarang ia telah hilang, pergi entah kemana..meninggalkan kenangan yang sangat kurindukan. Sedetik pun aku tak ada dipikirannya.. Sedikitpun aku tak berarti lagi untuknya
Tugas dan pekerjaan katanya. Itu menjadi penghalang baginya untuk melegalkan semua ketidakhadirannya. Seakan alasan itu bisa diterima menjadi alasan baku, untuk tidak chating, untuk tidak menyediakan waktu sabtu maupun minggu.

Sedetikpun aku tak ada di pikirannya
Seharipun aku tak berhak untuk memilikinya
Aku bosan menjadi wanita yang selalu menunggu..
Membuka hp setiap menit, berharap dia menelpon, ataupun sekedar chatting, ternyata dia tidak.
Menunggu kedatangan sabtu dan minggu, berharap ia datang, ternyata ia tidak.
Sekarang tugas dan pekerjaannya lebih penting dari cinta nya

Ingin kuakhiri segala penantian kosong ini.
Aku tak mau terus berharap.
Aku tak mau terus menunggu.
Aku ingin hidup tanpa memikirkannya.
Aku ingin bahagia meski tanpa nya.

Let me go
Let me do my life, without you